Ketahui Penggunaan Kaki Palsu Beserta Perawatannya

Kaki palsu menjadi alternatif yang bisa dipilih untuk menggantikan peran kaki yang cacat atau hilang akibat beberapa hal seperti kecelakaan penyakit, amputasi, maupun cacat dari lahir. Dengan menggunakan kaki palsu, diharapkan seseorang yang kehilangan kakinya bisa tetap berjalan atau beraktivitas secara mandiri. Pasalnya kaki palsu sendiri menjadi salah satu perkembangan teknologi yang mempengaruhi dunia medis dan termasuk dalam bidang okupasi.

Aspek penting dalam terapi okupasi yaitu membantu seorang pasien yang kehilangan anggota gerak tubuhnya untuk dibuatkan dan dipasangkan alat gerak tubuh prostetik, misalnya kaki palsu dan tangan palsu. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kaki palsu? Simak artikel ini sampai habis ya!

Butuh jasa pembuatan kaki palsu? Kami pembuatan kaki palsu Bekasi siap membantu Anda kembali melangkah.

Pertimbangan dalam Menggunakan Kaki Palsu

Bagi orang awam atau yang tidak tahu seputar medis mungkin mengira jika kaki palsu bisa digunakan oleh siapa saja yang kehilangan kakinya, namun ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan oleh seorang pasien dalam menggunakan kaki palsu. Kebutuhan kaki palsu pun dibedakan berdasarkan tingkatan kemampuan fisik, amputasi dan target kebutuhan pribadi masing-masing.

Pembuat kaki palsu nantinya akan mendesain kaki dan membuat alat yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pasien. Ingat, tidak semua pasien yang kehilangan kakinya menggunakan kaki palsu, berikut beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakan kaki palsu, di antaranya yaitu:

  • Tingkat aktivitas seseorang sebelum dilakukannya amputasi
  • Kondisi kulit pada kaki
  • Keadaan jaringan lunak pada kaki untuk melindungi tulang yang tersisa
  • Rentang gerak yang dimiliki oleh sisa kaki pasien
  • Mobilitas atau target pergerakan pasien
  • Kesehatan kaki lainnya

Adapun beberapa faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam pemasangan kaki palsu yaitu alasan melakukan amputasi. Pasalnya ada berbagai jenis amputasi seperti amputasi di bawah atau di atas lutut, sehingga mempengaruhi kesehatan dan aktivitas pasien saat ini.

Berdasarkan jenis amputasi yang dilakukan, biasanya kaki palsu bawah lutut akan lebih mudah, dibandingkan dengan kaki palsu atas lutut.

Menurut Hopkins Medicine, apabila sendi lutut dapat digunakan dengan baik maka tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kaki palsu pun lebih sedikit serta membuat seseorang melakukan banyak pergerakan dengan mudah.

Namun jika sendi lutut tidak dapat digunakan dengan optimal atau tidak terlalu aktif karena penyakit pembuluh darah perifer maupun diabetes maka pasien akan lebih sulit menggerakkan kaki palsu. Keputusan dalam menggunakan kaki palsu tidak boleh dilakukan secara sepihak, tetapi harus sesuai dengan keputusan pasien dan dokter untuk mendapatkan tipe kaki yang pas dan tepat atau sesuai kebutuhan. Setelah itu pasien/pihak rumah sakit dapat berdiskusi dengan pembuat kaki palsu.

Bagian-bagian Dalam Kaki Palsu

Biasanya kaki palsu dibuat dari bahan yang ringan, berkualitas dan tahan lama. Hal ini juga disesuaikan dengan bagian yang diamputasi untuk melihat apakah kaki mempunyai atau tidak fungsi sendi lutut serta pergelangan kaki. Adapun berikut ini merupakan bagian-bagian dalam kaki palsu yang bisa Anda ketahui, yaitu

1. Sistem Suspensi

Dalam kaki palsu, terdapat bagian yang namanya sistem suspensi yang bertujuan untuk menjaga kaki palsu tetap melekat dengan baik. Misalnya suspensi vakum, penguncian distal melalui pin maupun lanyard, serta kain pengisap atau sleeve suction.

2. Soket

Bagian kaki palsu selanjutnya yaitu socket yang merupakan cetakan akurat dari sisa bagian kaki. Bagian ini memiliki fungsi guna menyambungkan kaki palsu pada kaki asli pasien

3. Kaki Palsu

Selanjutnya yaitu kaki palsu yang dibuat dari bahan yang ringan serta tahan lama agar bisa digerakkan dengan mudah oleh pasien. Bentuk kaki palsu ini sendiri mencakup sendi lutut serta pergelangan kaki yang dapat difungsikan maupun tidak sesuai dengan penempatan amputasi yang dimiliki pasien.

Masih banyak pilihan dari komponen yang sudah disebutkan dan semuanya mempunyai kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Tentunya pasien atau orang yang bersangkutan bisa berdiskusi lebih dulu dengan dokter dan pembuat kaki palsu mengenai fitur serta komponen pembuatan kaki sesuai kebutuhan.

Tips Merawat Kaki Palsu

Setelah seseorang diperbolehkan menggunakan kaki palsu, maka hal yang harus diperhatikan lainnya yaitu cara perawatan yang tepat. Hal ini dilakukan guna menjaga kaki palsu agar tetap nyaman saat digunakan dan berfungsi dengan maksimal. Adapun Berikut ini yang merupakan beberapa tips merawat kaki palsu yang tepat yang bisa dilakukan yaitu

  • Ketika ingin tidur atau beristirahat, sebaiknya lepas kaki palsu serta pastikan tidak ada bagian yang longgar maupun urusan. Ini dilakukan agar kaki palsu tetap baik dan istirahat lebih nyaman.
  • Memeriksa bagian stump atau pangkal kaki guna memastikan tidak terjadi infeksi, luka maupun iritasi pada kulit kaki yang tersisa. Pasien dapat meminta bantuan orang lain untuk memeriksa kulit disekitar stump apakah ada luka atau tidak.
  • Bersihkan stump dengan baik lalu pijat bagian kulit dengan pelan menggunakan lotion
  • Saat sedang tidak pakai kaki palsu, pasien dapat balut stump dengan perban guna mengurangi pembengkakan
  • Melakukan latihan ringan guna mendukung daya tahan, posisi tubuh, rentang gerak serta peregangan sesuai arahan dari dokter atau fisioterapis.
  • Menggunakan kaos kaki yang kering serta bersih ketika ingin menggunakan kaki palsu untuk menghindari bakteri yang membuat iritasi.
  • Menggunakan alas/sepatu yang pas dengan kaki palsu agar bisa berjalan dengan nyaman dan hindari penggunaan sepatu tinggi.
  • Membersihkan bagian soket secara teratur menggunakan sabun.

Agar kaki palsu tetap bisa digunakan dan nyaman untuk bergerak, pasien juga harus menjaga berat badan agar tetap ideal yang sesuai dengan ukuran tubuh ketika membeli kaki palsu.

Selain itu, pasien juga disarankan untuk berkonsultasi dan memeriksakan kaki palsu ke dokter ahli rehabilitasi atau ahli prostetis secara rutin untuk memastikan kelayakan kaki palsu.

Minimal berkonsultasi setahun sekali agar kaki palsu bisa berfungsi dengan baik. Apabila pasien mengalami permasalahan saat menggunakan kaki palsu, misalnya ukuran kaki palsu yang tidak pas, terjadi infeksi, tidak nyaman saat digunakan atau lainnya, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter agar tidak menyebabkan masalah yang lebih besar.

CV. IBRAHIM MEDICA menjadi spesialis pembuat kaki palsu nomor 1 di Indonesia yang terpercaya dan terbaik sebagai solusi kembali melangkah.

CV Ibrahim Medica merupakan pembuat kaki palsu dan orthosis yang didirikan M. Taufiq Ibrahim, A.Md OP sejak tahun 2014 dan telah membantu banyak pasien penyandang disabilitas.

Ada banyak pilihan kaki palsu yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda ketahui mengenai penggunaan kaki palsu beserta perawatannya. Dengan adanya kaki palsu seseorang yang kehilangan kaki aslinya tetap bisa beraktivitas dan layaknya orang pada umumnya.

Tinggalkan komentar

error: