Santunan Dari Baznas Tuban

Setiap menyalurkan bantuan kaki palsu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban selalu menggandeng CV Ibrahim Medica sebagai mitra untuk membuat kaki palsu. Selain berpengalaman, kami juga memberikan kualitas yang sudah terjamin dan memberikan kepuasan.

Banyak instansi yang sudah memercayakan jasa kaki palsu kepada CV Ibrahim Medica. Mulai perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga sosial. Garansi kualitas dan kepuasan pelanggan menjadi kunci kami selalu mendapatkan kepercayaan di berbaga kota di Indonesia.

Berbagi Kebahagiaan Bersama Baznas dan CV Ibrahim Medica

Mata berbinar, senyum merekah, dan ucapan terima kasih tak berhenti dari mulut Samidi. Warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu tersebut baru saja mendapatkan bantuan kaki palsu dari Baznas Tuban. Sebelumnya, Samidi tak mampu untuk membeli kaki palsu tersebut.

Samidi kehilangan kaki kiri akibat kecelakaan lalu lintas pada 2016. Dua tahun berselang, keberadaan Samidi yang membutuhkan uluran tangan baru diketahui oleh Baznas Tuban. Sehingga kaki palsu pun dipesan pada CV Ibrahim Medica selaku jasa pembuat kaki palsu tepercaya.

Samidi kepada awak media mengaku sangat senang mendapatkan bantuan kaki palsu tersebut. Sebab selama dua tahun ini dia sulit beraktivitas karena salah satu kakinya diamputasi pasca kecelakaan lalu lintas. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah membantunya.

”Saya sangat senang sekali mendapatkan bantuan kaki palsu ini dari Baznas Tuban. Karena sudah lama saya ingin punya kaki palsu tapi belum mampu beli. Harapannya semoga kaki ini bisa membantu kegiatan saya setiap hari,’’ ucap pria yang kesehariannya wiraswasta itu.

Baca Juga: Bantuan Penerima Manfaat Kaki Palsu Dinas Sosial Jember 34 Buah

Bapak satu anak ini mengatakan dengan adanya bantuan kaki tersebut, dia bisa sedikit leluasa untuk beraktivitas. Apalagi untuk bekerja sehari-hari, kaki palsu tersebut sangat membantu kehidupannya. Dia mengatakan kaki palsu tersebut merupakan penolong sebagian hidupnya.

Samidi mengatakan sebelum terlibat kecelakaan lalu lintas, dia merupakan sopir panggilan. Pasca tabrakan yang menghilangkan salah satu kakinya itu, dia tidak lagi bisa mengemudi kendaraan. Sehingga dia kehilangan mata pencarian yang selama ini menghidupi dia dan keluarganya.

Setelah mendapat bantal kaki tersebut, dia berharap bisa kembali bekerja. Meskipun tak lagi nyopir, Samidi mengaku bisa melakukan pekerjaan lain yang dapat menjadi penghasilan hidupnya sehari-hari. Dengan diberikannya bantuan kaki palsu tersebut, Samidi berterimakasih kepada Pemkab Tuban.

Dia berharap kaki palsu tersebut dapat bermanfaat dan dapat digunakan dengan baik untuk sehari-hari. ”Dulu sebelum kondisi saya begini saya menjadi sopir.

Setelah terjadi kecelakaan tersebut tidak bisa nyopir lagi. Dan saya kerja cuma jadi perantara jika tetangga ada yang mau jual sapi,’’ ungkapnya.

Sementara itu, ucapan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Tuban juga disampaikan oleh sejumlah keluarga Samidi dan pihak terkait. Termasuk yang saat itu menjabat sebagai Camat Jenu Maftuchien Riza berhara bantuan tersebut membantu meringankan beban hidup Samidi.

”Pak Samidi ini orangnya gigih sekali walaupun ada kekurangan pada fisiknya tetap bekerja dan bertanggungjawab kepada keluarga. Awalnya, kita prihatin melihat Pak Samidi dan mencoba memintakan bantuan kaki palsu kepada Baznas dan Alhamdulillah terralisasi,” ungkapnya.

Menurunya, Samidi juga mempunyai keahlian potong rambut yang dapat menjadi pendapatannya. Untuk itu, pihaknya juga mengusulkan kepada Program Pemberdayaan Masyarakat Semen Gresik (P2M-SG) untuk membantu pembuatan kios dan peralatan potong rambut kepada Samidi.

Kegiatan kemanusiaan serupa juga beberapa kali dilakukan institusi yang menggandeng CV Ibrahim Medica sebagai mitra tepercaya dan profesional. Sehingga tidak ada salam ragu memilih jasa kami dalam membuat kaki tiruan Anda.

Kaki Palsu CV Ibrahim Medica Dikerjakan Profesional

Kaki palsu merupakan perlengkapan yang digunakan buat mengambil alih kedudukan kaki yang cacat. Cacat kaki akibat bermacam pemicu.

Antara lain penyakit, kecelakaan, amputasi, ataupun cacat bawaan lahir. Pemakaian kaki palsu ini diharapkan bisa mempermudah disabilitas.

Dengan kaki palsu, seorang dapat melaksanakan kegiatan tiap hari secara mandiri. Pertumbuhan teknologi ikut mempengaruhi dunia kedokteran, tercantum di bidang pengobatan okupasi. Salah satu aspek berarti pengobatan okupasi pada penderita yang kehabisan anggota gerak badan.

Kaki palsu meliputi pembuatan serta pemasangan perlengkapan gerak badan prostetik, semacam tangan ataupun kaki palsu. Pemakaian perlengkapan bantu ini mempunyai kedudukan berarti, supaya penderita yang kehabisan anggota gerak badan aslinya dapat beraktifitas.

Manfaat lain yakni memberikan semangat gerak serta bekerja dengan baik dan hidup lebih mandiri.

Tetapi, supaya perlengkapan bantu ini bisa berperan secara maksimal, para pengguna kaki palsu butuh mengenali metode menjaga kaki palsu dengan baik serta benar.

Proses pemilihan serta pemasangan kaki palsu dicoba di rumah sakit oleh regu rehabilitasi yang terdiri dari dokter spesialis atau seseorang yang memiliki latar belakang disiplin ilmu medis yang serumpun.

Umumnya pemasangan kaki palsu dicoba sebagian pekan sehabis pembedahan amputasi, bergantung pada keadaan kaki, luka, serta proses pengobatan pascaoperasi. Saat sebelum kaki palsu terpasang, terdapat sebagian proses yang wajib dicoba.

Proses tersebut dimulai dengan pengecekan membenarkan keadaan kesehatan wilayah dekat kaki. Mengukur stump ataupun bagian pangkal yang hendak dipasang kaki palsu, supaya dimensi kaki palsu cocok dengan dimensi badan pasien.

Selanjutnya membuat cetakan kaki dari plester. Mendesain soket ataupun penyangga, supaya penderita merasa lebih nyaman. Lalu meningkatkan poros pada calon kaki palsu dan memperindah calon kaki palsu supaya cocok dengan estetika tubuh.

Semua proses tersebut sudah dikuasai dengan baik oleh para tenaga ahli di CV Ibrahim Medica.

Semua tenaga kami sudah berpengalaman dan memiliki disiplin ilmu medis yang mumpuni. Sehingga dalam setiap penanganannya menggunakan standar operating procedure yang jelas.

Tinggalkan komentar

error: